• Jl. Yahim No.49, Sentani, Kabupaten Jayapura
  • (0967) 592179 / 082190901393
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
357 dilihat       08 September 2023

Monitoring Kegiatan Pendampingan Penerapan dan Diseminasi Standar Instrumen Pertanian di Papua

Dalam mendukung kinerja BSIP Papua khususnya kegiatan Kegiatan Pendampingan Penerapan dan Diseminasi Standar Instrumen Pertanian di Papua, tim BSIP Papua telah melakukan persemaian hingga penanaman padi dengan varietas Inpari 46 GSR TDH di Distrk Skanto Kabupaten Keerom tepatnya di lahan milik pelaku usaha produksi beras, ibu Elly.

Penanaman dilakukan tanggal 22 Juli 2023 pada luas lahan 1 Ha. Pada tanggal 6 September 2023 tim berangkat ke lokasi untuk memantau perkembangan tanaman padi yang telah berumur ± 30 hst. Pada fase ini dilakukan pemupukan ke 3. Pemupukan ini dilakukan dengan menggunakan pupuk dengan dosis 50 kg/ha Urea.

Berdasarkan kondisi di lapangan ditemukan beberapa spot pertanaman yang tidak terisi dengan tanaman padi. Hal ini kemungkinan dikarenakan keterlambatan dalam penyulaman bibit yang gagal. Dampak lain dari lambatnya penyulaman ini adalah berkembangnya gulma dengan cepat yang kemudian menyerap nutrisi yang diberikan untuk padi. Terlambatnya penanganan gulma juga diduga menjadi faktor lain yang menyebabkan perkembangan gulma sangat cepat. 

Prev Next

- JJ


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Kementan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke Tiga Negara, Nilai Tembus Rp18,2 Miliar
    04 Mar 2026 - By Berliana
  • Thumb
    Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan Amran: Aksi Nyata, Bukan Ilusi
    04 Mar 2026 - By Berliana
  • Thumb
    Produksi Beras Januari 2026 Capai 1,75 Juta Ton, Naik 38,56 Persen
    04 Mar 2026 - By Berliana
  • Thumb
    BRMP Papua Kawal Progres Cetak Sawah 210 Hektare di Keerom, Fokus Modernisasi dan Percepatan Tanam
    04 Mar 2026 - By Robert Mangisi Limbong
  • Thumb
    Mentan Sebut Harga Cabai & Ayam Mulai Turun
    02 Mar 2026 - By Berliana

tags

AGROSTANDAR KEEROM Padi

Kontak

(0967) 592179 / 082190901393
(0967) 592179
[email protected]

Jl. Yahim No.49 Dobonsolo, Kec. Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, Indonesia

Kode Pos 99352

Website : papua.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua. All Right Reserved